Program Studi Pendidikan Dokter




НазваниеProgram Studi Pendidikan Dokter
страница28/46
Дата конвертации01.01.2013
Размер4.05 Mb.
ТипДокументы
1   ...   24   25   26   27   28   29   30   31   ...   46

Pengertian


  1. Sistem pembelajaran mahasiswa, adalah kegiatan belajar-mengajar yang ditata dan dilaksanakan yang meliputi persyaratan kelulusan dan penyelesaian studi, proses belajar-mengajar, mutu sistem pembelajaran, peluang mahasiswa untuk belajar mandiri yang dirancang dalam kaitannya dengan pencapaian sasaran dan tujuan program studi. Di samping itu peluang mahasiswa untuk mengakses dan memanfaatkan fasilitas pendukung dan sumber belajar, peluang mahasiswa untuk melakukan interaksi akademik dengan pihak tertentu di dalam dan di luar disiplin ilmu yang ditekuninya, serta interaksi akademik antara pihak-pihak terkait dalam pembelajaran (mahasiswa, dosen, pakar, dan nara sumber lainnya), termasuk kegiatan seminar, pertemuan akademik/profesional, penggalakan penelitian, bimbingan akademik dalam penulisan tugas akhir (skripsi, tesis, disertasi, karya akhir lainnya).

  2. Sistem pembelajaran harus memfasilitasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran.

  3. Sistem pembelajaran juga meliputi penilaian kemajuan dan hasil belajar mahasiswa. Dengan sistem tersebut dapat diperoleh profil lulusan, rata-rata masa studi serta implikasinya terhadap kebutuhan program bimbingan.

  4. Institusi memiliki rancangan pembelajaran yang meliputi : pedoman pengembangan rancangan pembelajaran, pengembangan rencana belajar, metode pembelajaran, pengembangan suasana akdemik, mutu bahan ajar, media belajar, dan evaluasi program pembelajaran

  5. Institusi menjamin terselenggaranya proses kegiatan belajar-mengajar : kesesuaian kegiatan dengan rencana, pemutakhiran bahan ajar, kelengkapan sarana pembelajaran, kemutakhiran sarana pembelajaran, efektivitas pembelajaran, pencapaian indeks prestasi yang tinggi (secara wajar), keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran, dan penyelesaian pada waktunya.


Berikut akan diuraikan lebih lanjut mengenai hal-hal tersebut diatas.



    1. Sistem pembelajaran mahasiswa

      1. Persyaratan kelulusan dan penyelesaian studi

Sistem pembelajaran yang menyangkut kegiatan belajar-mengajar yang ditata dan dilaksanakan, persyaratan kelulusan dan penyelesaian studi, proses belajar-mengajar, sudah tercantum pada Buku pedoman Pendidikan FK Unair yang diterbitkan dan sebar luaskan setiap tahunnya, terakhir 2006. (DP 09.01: Buku Pedoman Pendidikan Dokter FK Unair 1999/2000, tentang Pedoman Akademik, hal. 16-21; DP 09.02: Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2001/2002, tentang Pedoman Akademik, hal. 19-26; DP 09.03 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2002/2003, tentang Pedoman Akademik, hal. 40-59; DP 09.04 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2003/2004, tentang Pedoman Akademik, hal.29-39; DP 09.05 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2004/2005, tentang Pedoman Akademik, hal. 23-30; DP 09.06 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2005/2006, tentang Peraturan Akademik, hal.45-55; DP 09.07 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2006/2007, tentang Peraturan Akademik, hal. 45-55; DP 09.08 : Buku Peraturan Akademik FK Unair 2005 )

.

      1. Mutu sistem pembelajaran,

Kajian Mutu sistem pembelajaran dilakukan secara berkala oleh Audit Mutu Akademik oleh Tim Penjaminan Mutu Akademik Universitas Airlangga (DP 09.09: Hasil Evaluasi Kinerja Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Airlangga th 2005, mengenai sistem pembelajaran, hal. 34-37 dan DP 09.10: Hasil Evaluasi Kinerja Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Airlangga th 2006 mengenai sistem pembelajaran).


      1. Proses Belajar Mengajar,

Mengenai proses belajar mengajar, sesuai dengan yang dianjurkan dalam Standar Kompetensi dan Pedoman Pendidikan dari KKI 2006, FK Unair menerapkan Student Centered Learning dan Model Integrasi dalam proses pembelajarannya. Penyelenggaraan kuliah kelas besar dengan cara interaktif, dilanjutkan dengan diskusi kelompok kecil – problem based. Pada tahun pertama mahasiswa diberi kuliah dasar tentang Critical Thinking, cara belajar dan Evidence Based Learning yang diharapkan membantu pengembangan kemampuan belajar mandiri. Akselerasi pembelajaran keterampilan medik dengan dimulainya skills lab pada semester 2 tahun pertama pendidikan di Kedokteran. (DP 09.07: Buku Panduan pendidikan dokter FK Unair 2006/2007 mengenai kurikulum, hal. 57-62; dan DP 09.11: : Brosur PBL). Evaluasi hasil belajar mahasiswa berdasarkan beberapa parameter (multisource) dengan memakai patokan .(DP 09.12 : Tata Cara Menilai di PBL)

9.1.4. Peluang mahasiswa untuk belajar mandiri yang dirancang dalam kaitannya dengan pencapaian sasaran dan tujuan program studi. Sesuai dengan kebijakan FK Unair, peluang untuk belajar mandiri dimungkinkan dengan Sistem SKS yang diberlakukan sejak FK diwajibkan memakai Sistem SKS dimana 1 jam kuliah, disertai dengan 1 jam belajar terstruktur/tugas dan 1 jam belajar mandiri. (DP 09.01: Buku Pedoman Pendidikan Dokter FK Unair 1999/2000, tentang SKS, hal. 16-18; DP 09.02: Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2001/2002, tentang SKS, hal. 19-21; DP 09.03: Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2002/2003, tentang SKS, hal. 40-42; DP 09.04 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2003/2004, tentang SKS , hal.29-32; DP 09.05: Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2004/2005, tentang SKS, hal. 23-25; DP 09.06: Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2005/2006, tentang SKS, hal.45-47; DP 09.07 : Buku Panduan Pendidikan Dokter FK Unair 2006/2007, tentang SKS, hal. 45-47; DP 09.08: Buku Peraturan Akademik FK Unair 2005 tentang SKS). Dengan metoda PBL sebagai salah satu metode pembelajaran, maka belajar mandiri (self learning) lebih difasiltasi.


9.2. Sistem pembelajaran harus memfasilitasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran.

Di samping hal yang sudah dikemukakan tersebut diatas, peluang mahasiswa untuk belajar mandiri lebih difasilitasi karena mahasiswa dapat mengakses dan memanfaatkan fasilitas pendukung dan sumber belajar. Pembentukan unit UPeDDI (Unit Pengelola data Digital) (DP 09.13: SK Stuktur unit UPeDDI FK Unair) memfasilitasi mahasiswa untuk:

  • browsing internet / intranet gratis melalui komputer individu dan touch screen yang berada di Bagian Pendidikan dalam usaha mengakses sumber belajar.

  • diadakannya web site khusus FK Unair dengan alamat http://www.fk.unair.ac.id dengan fasilitas e library nya

  • perpustakaan Unair yang berada di lingkungan Kampus A Unair

  • Gazebo mahasiswa dengan fasilitas hotspot – wifi yang berjumlah 4

(DP 09.14: UPeDDi, penggerak menuju e-faculty 2006)


Peluang mahasiswa untuk melakukan interaksi akademik dengan pihak tertentu di dalam dan di luar disiplin ilmu yang ditekuninya telah dibuktikan oleh:

  • laporan kegiatan BEM FK Unair (Badan Eksekutif Mahasiswa fakultas Kedokteran Universitas Airlangga) (DP 09.15: Laporan BEM FK Unair Januari 2007).

  • PSBH (Problem Solving for Better Health) (DP 09.16: Sertifikat keikutsertaan mahasiswa FK dalam PSBH; DP 09.17: Kumpulan Laporan Pertanggungjawaban pra Follow up dan Proposal Follow up PSBH 2004; DP 09.18: Laporan Follow up Workshop PSBH 2004; DP 09.19: Kumpulan Plan of Action/POA Initial Workshop PSBH 23-25 September 2005; DP 09.20: Lembar Pertanggungjawaban Initial Workshop PSBH 23-25 September 2005, DP 09.21: Laporan Pertanggungjawaban Follow Up Workshop PSBH 16 Desember 2006)

  • Pertemuan nasional kemahasiswaan (DP 09.22: Sertifikat keikutsertaan mahasiswa dalam pertemuan nasional kemahasiswaan).

  • Pertemuan internasional kemahasiswaan, seperti APA-PHS (Asia Pacific Association on Problem Based Learning in Health Sciences) , APMEC (Asia Pacific Medical Education Conference) , IFMSA (International Federation of Medical Students’ Association), CIMSA (center for Indonesian Medical Students’ Activities) serta AMSA (Asian Medical Students Association) (DP 09.23: Sertifikat Keikutsertaan mahasiswa dalam APA-PHS ke 5 di FK Unair; DP 09.24: Brosur-brosur APA-PHS; DP 09.25: Keterlibatan mahasiswa di APMEC – Yodi cs; DP 09.26: Sertifikat Keterlibatan mahasiswa di CIMSA; DP 09.27: Laporan Kegiatan Penyuluhan Mahasiswa di CIMSA; DP 09.28: Sertifikat keterlibatan mahasiswa di AMSA; DP 09.29: Proposal kegiatan mahasiswa di AMSA; DP 09.30: Laporan kegiatan mahasiswa di AMSA)

  • Interaksi akademik dengan pihak tertentu di diluar Bidang ilmunya ( FK-non FK) serta interaksi akademik antara pihak-pihak terkait dalam pembelajaran (mahasiswa, dosen, pakar, dan nara sumber lainnya), termasuk kegiatan seminar (DP 09.31: Sertifikat keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tertentu diluar bidang ilmunya; DP 09.32: Sertifikat Keikutsertaan mahasiswa dalam seminar, seperti Workshop Cardiologi)

  • Pertemuan akademik/profesional (DP 09.33: Keikutsertaan mahasiswa dalam pertemuan akademik/profesional, contoh dengan Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI, berupa daftar absensi)

  • Penggalakan penelitian (DP 09.18: Laporan Follow up Workshop PSBH 2004; DP 09.19: Kumpulan Plan of Action/POA Initial Workshop PSBH 23-25 September 2005; DP 09.21: Laporan Pertanggungjawaban Follow Up Workshop PSBH 16 Desember 2006; DP 09.34: Laporan Penelitian mahasiswa dalam even PKM Penerapan Teknologi; DP 09.35: Karya Tulis mahasiswa dalam even Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa/LKTM bidang IPA ; DP 09.36: Laporan Penelitian mahasiswa semester V dalam modul PBL; DP 09.37: Laporan penelitian mahasiswa di IKM KP/Ilmu Kedokteran Masyarakat Kedokteran Pencegahan; DP 09.38: Laporan penelitian mahasiswa di BKKM / Biro Koordinasi Kesehatan Masyarakat; DP 09.39: Buku Kepaniteraan Dokter Muda Praktek Belajar Lapangan Pendidikan Kedokteran Masyarakat/PBL PKM)

  • Bimbingan akademik dalam penulisan tugas akhir (skripsi, tesis, disertasi, karya akhir lainnya).

Sampai pada periode Kurikulum tahun 2005, skripsi belum menjadi keharusan pada pendidikan dokter. Tetapi kegiatan penulisan karya ilmiah telah menjadi tugas wajib di beberapa bagian di FK Unair. Beberapa Bagian berinovasi mengadakan kegiatan penelitian ilmiah oleh mahasiswa, dilanjutkan dengan pembuatan laporan penelitian tersebut anatar lain di Bagian Ilmu Kedokteran Masyarakat dan pada Kegiatan Modul Integrasi.

Pada Kurikulum tahun 2006 telah ditambahkan Modul Penelitian yang diharapkan dapat menfasilitasi dan mendukung rencana adanya penulisan karya ilmiah sebelum mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran.

  • Bagian IKM KP – BKKM (Ilmu Kedokteran Masyarakat Kedokteran Pencegahan - Biro Koordinasi Kesehatan Masyarakat ) mengharuskan mahasiswa melakukan tugas lapangan didaerah binaan yang ditentukan, melakukan penelitian lapangan di bawah bimbingan dosen yang ditunjuk untuk penelitian tersebut, dengan mempergunakan kaidah-kaidah ilmiah. Bukti laporan karya tulis dapat dilihat pada (DP 09.37: Laporan penelitian mahasiswa di IKM KP/Ilmu Kedokteran Masyarakat Kedokteran Pencegahan; DP 09.38: Laporan penelitian mahasiswa di BKKM / Biro Koordinasi Kesehatan Masyarakat; DP 09.39: Buku Kepaniteraan Dokter Muda Praktek Belajar Lapangan Pendidikan Kedokteran Masyarakat/PBL PKM) mengenai tugas di Bagian IKM KP, kegiatan lapangan, serta bukti tertulis karya ilmiahnya

  • Pada pembelajaran Modul Integrasi di semester 5 mahasiswa melakukan penelitian atau survei lapangan bekerja sama dengan Instansi kesehatan diluar FK, untuk meneliti permasalahan kesehatan masyarakat (DP 09.36: Laporan Penelitian mahasiswa semester V dalam modul PBL)


Dalam Kurikulum FK sejak th 2000 telah di implementasikan paradigma baru pendidikan tinggi, yaitu SPICES (Student center-Problem Based-Integrated-Community Oriented-Elective/Early Clinical Exposure-Systematic). Metode PBL (Problem Based learning) dipakai didalam pembelajaran dengan SK Dekan tahun 2000 (DP 09.40: SK Dekan no 707/JO3.1.17/PP/2000, tentang Pemberlakuan Kurikulum Baru) Dalam PBL, maka mahasiswa didorong untuk aktif didalam diskusi Kelompok, mencari sumber belajar, serta aktifitas belajar yang lain.


9.3.Sistem pembelajaran meliputi penilaian kemajuan dan hasil belajar mahasiswa.

  • Dengan sistem tersebut dapat diperoleh profil lulusan, rata-rata masa studi serta implikasinya terhadap kebutuhan program bimbingan.

  • Penilaian kemajuan dan hasil belajar mahasiswa didokumentasi dalam SIAKAD (sistem informasi akademik ) yang dimasukan dalam komputer dan websit dalam bentuk laporan (DP 09.41: SIAKAD ).

  • Laporan tentang Profil mahasiswa dimuat dalam:

  • Laporan UPeDDi di Website Unair (DP 09.41: SIAKAD, mengenai Profil mahasiswa FK Unair)

  • Buku Evaluasi Diri Fakultas Kedokteran Unair tahun 2006 (DP 09.42: SE FK Unair 2006, mengenai mahasiswa dan penyelenggaraan akademik)

  • Buku Evaluasi Diri Fakultas Kedokteran Unair tahun 2003 - 2006 (DP 09.43: SE Universitas 2006, mengenai Indeks Prestasi Mahasiswa Aktif, hal. 111-112).


9.4. Rancangan pembelajaran mahasiswa

Rancangan pembelajaran mahasiswa, meliputi:

9.4.1. Pedoman pengembangan rancangan pembelajaran

  1. Pelaksanaan pedoman pengembangan rancangan pembelajaran

  2. Monitoring/pelaporan pelaksanaan pedoman

  3. Evaluasi laporan pelaksanaan pedoman

  4. Tindak lanjut

9.4.2. Pedoman bimbingan akademik, bimbingan penelitian dan penulisan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi dan karya ilmiah lainnya

Berikut akan dibahas satu persatu.


9.4.1.1. Pedoman pengembangan rancangan pembelajaran

Pedoman pengembangan Rancangan pembelajaran dilakukan berdasarkan

  1. Kurikulum Inti dan Kurikulum Institusional/lokal sesuai dengan Peraturan Akademik tahun 2005 yang disempurnakan dan tercantum didalam buku Pedoman Akademik KBK FK Unair 2006 (DP 09.07: Buku Pedoman Pendidikan Dokter FK Unair 2006/2007 mengenai Kurikulum Berbasis Kompetensi/KBK)

  2. Standar Pendidikan Profesi Dokter , Konsil Kedokteran Indonesia/KKI 2006

(DP 09.44 : Buku Standar Pendidikan Dokter, KKI 2006 dan DP 09.45: Buku Standar Kompetensi Dokter, KKI 2006)


        1. Pelaksanaan Pedoman Rancangan Pembelajaran meliputi :

    1. Pembuatan Garis Besar Program Pembelajaran dan Satuan Acara Pembelajaran untuk setiap mata kuliah yang diampu Bagian dan setiap Modul Integrasi (DP 09.46: GBPP Mata Kuliah; DP 09.47: SAP Mata Kuliah)

    2. Evaluasi hasil belajar ,persyaratan kelulusan dan waktu penyelesaian masa studi yang dilaksanakan sesuai buku peraturan akademik maupun Pedoman Evaluasi hasil belajar pada kurikulum KBK/Kurikulum Berbasis Kompetensi (2006) berdasarkan pencapaian kompetensi sesuai Standar kompetensi dokter (KKI) dengan menggunakan penilaian acuan Patokan (DP 09.07: Buku Pedoman Pendidikan Dokter FK Unair 2006/2007 mengenai Kurikulum Berbasis Kompetensi/KBK; DP 09.44 : Buku Standar Pendidikan Dokter, KKI 2006; DP 09.45: Buku Standar Kompetensi Dokter, KKI 2006)

    3. Metoda pembelajaran dilaksanakan sesuai Standar Pendidikan Dokter (KKI 2006) yaitu kuliah interaktif,integrated dan tutorial problem based, seminar,diskusi maupun kerja lapangan dan pratikum biomedik(anatomi, histologi, biokimia, fisiologi, parasitologi, mikrobiologi, patologi dan farmakologi).

    4. Persiapan ruang kuliah ,tutorial dan pratikum (biomedik dan skills) dengan peralatan audiovisual dan akses internet.

    5. Persiapan staf pengajar dan fasilitator tutorial dengan pelatihan AA / Applied Approach dan TOT/TOI (Training of Trainer / Training of Instructor) berkala (DP 09.48: Pelatihan AA Plus; DP 09.49: Pelatihan TOT/TOI; DP 09.50: Daftar Peserta PEKERTI-AA; DP 09.51: Daftar Peserta TOT/TOI)

    6. Penyediaan media belajar berupa :

      • Handout / buku ajar

      • buku modul (sedang disusun dan disempurnakan.)

      • perpustakaan dan e-library

      • CD, video, audiocassette

(DP 09.52: Contoh handout, DP 09.53: Contoh buku modul, DP 09.54: Contoh CD mata kuliah)

1   ...   24   25   26   27   28   29   30   31   ...   46

Похожие:

Program Studi Pendidikan Dokter iconProgram studi pendidikan sejarah

Program Studi Pendidikan Dokter iconLembaga pendidikan polri pusat pendidikan administrasi rencana latihan teknis

Program Studi Pendidikan Dokter iconWelcome to the Tanger Internship and Management Training Program to Acquire Collegiate Talent (impact) Program. The Tanger impact program is a professional

Program Studi Pendidikan Dokter iconPusat pengajian ilmu pendidikan

Program Studi Pendidikan Dokter iconKementerian pendidikan dan kebudayaan

Program Studi Pendidikan Dokter iconKementerian pendidikan dan kebudayaan

Program Studi Pendidikan Dokter iconFakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Program Studi Pendidikan Dokter icon1. Best Newscaster Best Public Affairs Host Best Actress for Drama Program Best Actor for Drama Program Best Actress for Comedy Program Best Actor for Comedy Program

Program Studi Pendidikan Dokter iconProsiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan mipa

Program Studi Pendidikan Dokter iconPengembangan dan Inovasi Pendidikan Karakter Melalui Berbagai Bidang

Разместите кнопку на своём сайте:
kk.convdocs.org



База данных защищена авторским правом ©kk.convdocs.org 2012
обратиться к администрации
kk.convdocs.org
Главная страница